Pengimbasan Pembelajaran PAI di Kelas V: Berdoa dan Bertawakal sebagai "Kekuatan Super" Anak Hebat

Tegal — Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) UPTD SPF SD Negeri Krandon 4, Muhammad Ali Firdaus, S.Pd.I., melaksanakan kegiatan pengimbasan berupa praktik pembelajaran di Kelas V. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari [nama pelatihan/kegiatan yang diikuti sebelumnya] dan dilaksanakan agar praktik yang diperoleh dapat dilihat serta dipelajari langsung di lingkungan sekolah.
Pembelajaran diamati oleh Kepala Sekolah, Rizki Kurniawan, S.Pd., dan Pengawas Dabin 1 Kecamatan Margadana, Johan Supriyo, S.Pd.I., M.Pd.
Materi: Berdoa dan Bertawakal

Materi yang dibawakan adalah akhlak terpuji berdoa dan bertawakal, dengan judul sajian "Rahasia Anak Hebat: Kekuatan Super Bernama Berdoa & Bertawakal". Materi disusun dalam bentuk bahan tayang bergambar yang ditampilkan melalui proyektor kelas.
Alur materi yang disampaikan:
- Dua sayap untuk terbang tinggi. Siswa diajak memahami bahwa cita-cita tidak cukup diraih dengan kepandaian atau tenaga saja. Usaha diibaratkan sebagai sayap kanan dan doa sebagai sayap kiri; keduanya harus ada agar dapat terbang.
- Berdoa sebagai bentuk ibadah. Berdoa dijelaskan sebagai memohon langsung kepada Allah Swt., disertai dalil Q.S. Gafir [40]: 60.
- Adab berdoa. Disampaikan secara bertahap sebagai "tangga menuju langit": ikhlas, memuji Allah Swt., berselawat, mengangkat tangan, sungguh-sungguh, yakin, dan menutup dengan "Aamiin".
- Doa dalam keseharian. Sebelum belajar, sebelum makan, sebelum tidur, serta doa untuk kesehatan dan keselamatan.
- Tawakal setelah berusaha. Tawakal ditegaskan sebagai berserah diri setelah berusaha dengan sungguh-sungguh, disertai dalil Q.S. Ali 'Imran [3]: 159.
- Perbandingan sikap. Siswa membandingkan tiga sikap: hanya berusaha, hanya berdoa, dan usaha yang disertai doa. Sikap ketiga disimpulkan sebagai tawakal.
- Penerapan nyata. Rumus usaha–doa–tawakal diterapkan pada dua situasi yang dekat dengan siswa: menghadapi ujian atau lomba, dan saat sakit.
- Manfaat dan hikmah. Ditutup dengan manfaat berdoa dan bertawakal bagi diri siswa — hati lebih tenang, lebih sabar, tidak mudah putus asa, dan semakin dekat kepada Allah Swt.
Jalannya Pembelajaran

Pembelajaran berlangsung mulai pukul 07.30 WIB dan diikuti 21 siswa Kelas V. Guru menyampaikan materi secara klasikal di depan kelas dengan pendekatan tanya jawab, sementara siswa menyimak dari tempat duduk masing-masing. Kepala sekolah dan pengawas mengamati dari bagian belakang kelas tanpa mengintervensi jalannya pembelajaran.

Keterkaitan dengan Program Sekolah
Tema Anak Hebat pada materi ini sejalan dengan gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang sedang dibiasakan di sekolah, khususnya kebiasaan beribadah. Pembiasaan doa sebelum belajar, sebelum makan, dan sebelum tidur yang diajarkan dalam materi ini menjadi bagian dari kebiasaan tersebut.
Materi & Bahan Tayang : https://arsip.sdnkrandon4.sch.id/share/57785fdf0fc948b0c54217326c0c8064
Foto kegiatan ini
Dokumentasi lengkapnya tersedia di Google Photos.


