Perjusa SDN Krandon 4: Dua Hari Penuh Semangat Memperingati HUT ke-65 Gerakan Pramuka

Kota Tegal — Suasana halaman SD Negeri Krandon 4 berubah menjadi bumi perkemahan pada Jumat dan Sabtu, 14–15 Agustus 2026. Sekolah menggelar Perkemahan Jumat–Sabtu (Perjusa) sebagai puncak peringatan Hari Ulang Tahun ke-65 Gerakan Pramuka. Selama dua hari, para peserta didik anggota Pramuka Siaga dan Penggalang mengikuti rangkaian kegiatan yang memadukan latihan kedisiplinan, kerja sama, dan kreativitas.

Dibuka dengan Upacara, Dilanjutkan Lomba Hias Hidangan

Kegiatan dibuka pada pukul 07.30 WIB dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Kepala SD Negeri Krandon 4, Rizki Kurniawan, S.Pd. Dalam amanatnya, beliau mengajak peserta menjadikan Perjusa bukan sekadar ajang bermalam di sekolah, tetapi kesempatan belajar mandiri, saling menjaga, dan bertanggung jawab atas regu masing-masing.


Selepas upacara, setiap regu langsung sibuk dengan Lomba Hias Hidangan. Peserta menata bekal yang mereka bawa menjadi sajian yang menarik dan bersih. Lomba ini bukan hanya soal tampilan, melainkan juga melatih ketelitian, pembagian tugas dalam regu, serta kebiasaan menjaga kebersihan makanan.
Wide Game: Belajar Sambil Menjelajah

Setelah jeda ishoma siang — peserta diperbolehkan pulang sejenak untuk beristirahat dan salat di rumah — kegiatan berlanjut dengan Wide Game pada pukul 13.30 WIB. Regu-regu menjelajahi pos-pos yang tersebar di lingkungan sekolah untuk menyelesaikan berbagai tantangan: sandi dan semaphore, tali-temali, pengetahuan umum kepramukaan, hingga permainan kekompakan. Tawa dan sorak penyemangat antar-regu mewarnai sepanjang sore.
Api Unggun dan Ajang Kreativitas

Malam harinya menjadi momen yang paling dinanti. Pukul 19.00 WIB, api unggun dinyalakan sebagai simbol semangat dan persaudaraan Pramuka. Di sekeliling api, setiap regu menampilkan kreasi mereka dalam Ajang Kreativitas: yel-yel regu, tari, drama pendek, hingga nyanyian bersama. Para pembina dan guru pendamping turut larut dalam kegembiraan peserta.

Pukul 21.30 WIB peserta bersiap istirahat, dan malam ditutup dengan tidur di tenda — pengalaman pertama bermalam di sekolah bagi sebagian besar peserta.
Hari Kedua: Subuh, Olahraga, dan Penutupan

Sabtu pagi dimulai dengan salat Subuh berjamaah pukul 04.00 WIB, dilanjutkan senam dan olahraga pagi bersama. Setelah sarapan bersama dan mandi, peserta kembali mengikuti sesi permainan kebersamaan pada pukul 07.00 WIB.


Upacara penutupan dilaksanakan pukul 08.00 WIB, disusul pengumuman hasil lomba dan penyerahan penghargaan kepada regu terbaik. Perjusa resmi ditutup dengan bedol desa — pembongkaran tenda dan pembersihan area perkemahan bersama-sama — sebelum peserta kembali ke rumah pukul 10.00 WIB.
Tumbuh Lewat Pengalaman
Perjusa tahun ini menjadi wadah nyata bagi peserta didik untuk menerapkan Dasa Dharma dalam keseharian: taat beribadah, disiplin waktu, rela menolong teman seregu, dan bertanggung jawab merapikan kembali apa yang telah digunakan. Nilai-nilai inilah yang sejalan dengan semangat sekolah untuk menumbuhkan peserta didik yang beriman, mandiri, kreatif, dan berwawasan lingkungan.

Terima kasih kepada seluruh pembina Pramuka, dewan guru, komite sekolah, dan orang tua yang telah mendukung kelancaran kegiatan ini. Selamat HUT ke-65 Gerakan Pramuka — Satyaku kudarmakan, darmaku kubaktikan!

Foto kegiatan ini
Dokumentasi lengkapnya tersedia di Google Photos.






